Mengenal,, Lebih Penting..

May 31, 2010

Alkisah, pada suatu hari, diadakan sebuah pesta emas peringatan 50 tahun pernikahan sepasang kakek-nenek. Pesta ini pun dihadiri oleh keluarga besar kakek dan nenek tersebut beserta kerabat dekat dan kenalan.

Pasangan kakek-nenek ini dikenal sangat rukun, tidak pernah terdengar oleh siapapun bahkan pihak keluarga mengenai berita mereka perang mulut. Singkat kata, mereka telah mengarungi bahtera pernikahan yang cukup lama bagi kebanyakan orang. Mereka telah dikaruniai anak-anak yang sudah dewasa dan mandiri baik secara ekonomi maupun pribadi. Pasangan tersebut merupakan gambaran sebuah keluarga yang sangat ideal.

Di sela-sela acara makan malam yang telah tersedia, pasangan yang merayakan peringatan ulang tahun pernikahan mereka ini pun terlihat masih sangat romantis. Di meja makan, telah tersedia hidangan ikan yang sangat menggiurkan yang merupakan kegemaran pasangan tersebut.

Sang kakek pun, pertama kali melayani sang nenek dengan mengambil kepala ikan dan memberikannya kepada sang nenek, kemudian mengambil sisa ikan tersebut untuknya sendiri.

Sang nenek melihat hal ini, perasaannya terharu bercampur kecewa dan heran. Akhirnya sang nenek berkata kepada sang kakek: “Suamiku, kita telah melewati 50 tahun bahtera pernikahan kita. Ketika engkau memutuskan untuk melamarku, aku memutuskan untuk hidup bersamamu dan menerima dengan segala kekurangan yang ada untuk hidup sengsara denganmu walaupun aku tahu waktu itu kondisi keuangan engkau pas-pasan. Aku menerima hal tersebut karena aku sangat mencintaimu.

Sejak awal pernikahan kita, ketika kita mendapatkan keberuntungan untuk dapat menyantap hidangan ikan, engkau selalu hanya memberiku kepala ikan yang sebetulnya sangat tidak aku suka, namun akum tetap menerimanya dengan mengabaikan ketidaksukaanku tersebut karena aku ingin membahagiakanmu. Aku tidak pernah lagi menikmati daging ikan yang sangat aku suka selama masa pernikahan kita. Sekarang pun, setelah kita berkecukupan, engkau tetap memberiku hidangan kepala ikan ini. Aku sangat kecewa, suamiku. Aku tidak tahan lagi untuk mengungkapkan hal ini.”

Sang kakek pun terkejut dan bersedihlah hatinya mendengarkan penuturan Sang nenek. Akhirnya, sang kakek pun menjawab, “Istriku, ketika engkau memutuskan untuk menikah denganku, aku sangat bahagia dan aku pun bertekad untuk selalu membahagiakanmu dengan memberikan yang terbaik untukmu. Sejujurnya, hidangan kepala ikan ini adalah hidangan yang sangat aku suka. Namun, aku selalu menyisihkan hidangan kepala ikan ini untukmu, karena aku ingin memberikan yang terbaik bagimu.

Semenjak menikah denganmu, tidak pernah lagi aku menikmati hidangan kepala ikan yang sangat aku suka itu. Aku hanya bisa menikmati daging ikan yang tidak aku suka karena banyak tulangnya itu. Aku minta maaf, istriku.”

Mendengar hal tersebut, sang nenek pun menangis.

Merekapun akhirnya berpelukan. Percakapan pasangan ini didengar oleh sebagian undangan yang hadir sehingga akhirnya merekapun ikut terharu.

————————–

——-

Kadang kala kita terkejut mendengar atau mengalami sendiri suatu hubungan yang sudah berjalan cukup lama dan tidak mengalami masalah yang berarti, kandas di tengah-tengah karena hal yang sepele, seperti masalah pada cerita di atas.

Kualitas suatu hubungan tidak terletak pada lamanya hubungan tersebut, melainkan terletak sejauh mana kita mengenali pasangan kita masing-masing.

20 tanda CINTA

May 31, 2010

20 tanda dan bukti cinta

Ibnu Qoyyim menyebutkan ada 20 tanda dan bukti cinta:

1. MENGHUNJAMKAN PANDANGAN MATA
Pandangan mata seorang pecinta itu hanya tertuju pada orang yang
dicintai.

2. MALU-MALU
Jika orang yang dicintai memandangnya, maka dari itu didapati seorang
pecinta hanya bisa memandang kebawah, kepermukaan tanah, disebabkan
rasa sungkannya terhadap orang yang dicintainya.

3. BANYAK MENGINGAT ORANG YANG DICINTAI
Membicarakan dan menyebut namanya.

4. TUNDUK Kepada Perintah Orang Yang Dicintai Dan Mendahulukannya
Daripada Kepentingan Diri Sendiri.

5. BERSABAR menghadapi gangguan orang yang dicintai, yaitu bersabar
dalam menghadapi kedurhakaan dan bersabar dalam melaksanakan keputusan
orang yang dicintai.

6. MEMPERHATIKAN perkataan orang yang dicintai dan mendengarkannya.

7, MENCINTAI TEMPAT DAN RUMAH SANG KEKASIH

8. Segera MENGHAMPIRI yang dicintai, kesibukan yang lain ditinggalkan
dan menyukai apapun jalan yang bisa mendekatkan dirinya dengan orang
yang dicintai.

9. MENCINTAI APAPUN YANG DICINTAI SANG KEKASIH

10. JALAN YANG TERASA PENDEK -padahal panjang- saat mengunjungi sang
kekasih.

11. SALAH TINGKAH jika sedang mengunjungi orang yang dicintai atau
sedang dikunjungi orang yang dicintai.

12. KAGET dan gregetan tatkala berhadapan dengan orang yang dicintai
atau tatkala mendengar namanya disebut.

13. CEMBURU kepada orang yang dicintai, cemburunya akan bangkit jika
kekasihnya dijahati dan dirampas haknya.

14. BERKORBAN apa saja untuk mendapatkan keridhaan orang yang dicintai.

15. MENYENANGI apa pun yang membuat senang orang yang dicintai

16. SUKA MENYENDIRI.

17., TUNDUK DAN PATUH kepada orang yang dicintai.

18. HELAAN NAPAS YANG PANJANG DAN KERAP.

19. MENGHINDARI hal-hal yang merenggangkan hubungan dengan yang
dicintai dan membuatnya marah.

20. adanya KECOCOKAN antara orang yang mencintai dan yang dicintai
Jika tanda dan bukti cinta itu telah ada maka yang perlu dipertanyakan
ditujukan untuk siapakah perasaan cinta itu.???

HANYA ADA 3 HARI DLM HIDUP INI, HARI KEMARIN, HARI ESOK, DAN HARI INI

May 29, 2010

1. Yang Pertama:
HARI KEMARIN…

Kamu tak bisa mengubah apa pun yg telah terjadi…
Kamu tak bisa menarik perkataan yg telah terucapkan….
Kamu tak mungkin lagi menghapus kesalahan..;
dan mengulangi kegembiraan yg kamu rasakan kemarin…

Biarkan hari kemarin lewat;
Lepaskan saja…. delete

2 . Yang kedua:
HARI ESOK…

Hingga mentari esok hari terbit,
Kamu tak tahu apa yg akan terjadi…
Kamu tak bisa melakukan apa-apa esok hari…
Kamu tak mungkin tau.., sedih atau ceria di esok hari…

Krn Esok hari belum tiba;
Biarkan saja… delete

3. Yang tersisa kini hanyalah:
HARI INI…

Pintu masa lalu telah tertutup…
Pintu masa depan pun belum tiba…
Pusatkan sj diri kamu untuk hari ini…

Kamu dapat mengerjakan lebih banyak hal untuk hari ini…,
Bila kamu mampu memaafkan hari kemarin…
Dan melepaskan ketakutan akan esok hari…

Hiduplah hari ini…
Karena, masa lalu.. dan masa depan.. hanyalah permainan pikiran yang rumit….

Hiduplah apa adanya…
Karena yg ada hanyalah hari ini…

Perlakukan setiap orang dgn kebaikan hati.. dan rasa hormat..,
Meski mereka berlaku buruk pada kamu…

Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini..,
karena mungkin besok cerita sudah berganti….
Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu…
Atau masa depan membuatmu bingung….
Apapun jg yg kamu perbuat.., perbuatlah dgn segenap hatimu… seperti untuk TUHAN, dan bukan untuk manusia….
Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN…,
maka IA akan memelihara engkau…
dan TidaK akan MeninggalkanMu….,

Puisi Pak Habibie

May 29, 2010
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,

dan kematian adalah sesuatu yang pasti,

dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,

adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,

pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,

aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,

tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,

cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,

calon bidadari surgaku ….

Olimpiade Mahasiswa IPB 2010

May 29, 2010

Gymnasium IPB menggema oleh sorak sorai mahasiswa IPB mulai dari Fakultas Pertanian, kedokteran hewan,perikanan dan ilmu kelautan, peternakan, teknologi pertanian, kehutanan, ekonomi dan menajemen, Ekologi manusia, TPB, serta diploma.

acara olahraga mahasiswa ini langsung dibuka oleh rektor dengan menyalakan api obor olimpiade.

partai pembukka yaitu Futsal antara FAHUTAN melawan FMIPA yang sangat dipenuhi oleh suporter kedua tim.

sampai dengan tangga 27 mei kemarin sudah banya tim bertanding di event olah raga terbesar ipb ini, mulai dari cabang basket, futsal, soccer, tenis meja, tenis lapang, voli, dan lain-lain.

suadah banyak pula tim yang gagal meleju ke babak selanjutnya namun al itu tidak menyurutkan semangat mahasiswa IPB untuk memeriahkan acra olah raga terbesar di IPB ini.

semangat buat semua tim atau fakultas yang berj\hasil lolos kebabak selanjutnya. Beramin spotif and fair play.

Pengaruh Televisi terhadap Maysarakat dan Sistem Komunikasi di Indonesia

May 7, 2010

BAB  I

PENDAHULUAN

1.1
Latar Belakang

Dalam
kehidupan sehari-hari manusia cenderung selalu melakuakn interaksi dengan
sesamanya karena itu sudah kodrat manusia diciptakan sebagai makhluk social
yang tidak mungkin bisa hidup sendiri. Setiap manusia pasti melakuakn suatu
proses yang dinamakan komunikasi. Komunikasi merupakan suatu proses interaksi
antar individu yang mempertukarkan sebuah informasi untuk mengubah sebuah
sikap, perilaku, baik langsung secara lisan maupun tidak langsung melalui
media. Komunikasi massa merupakan salah satu proses yang terjadi dalam
kehidupan sehari-hari.

Definisi
yang paling sederhana tentang komunikasi massa dirumuskan Bittner (1980: 10)
dalam Rakhmat (1998: 188) komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan
melalui media massa pada sejumlah besar orang. Komunikasi massa bisa dianggap
tersebar, heterogen melalui media cetak atau elektonik sehingga tujuan dalam
komunikasi tersebut tercapai yaitu pesan/informasi yang diterima sama dengan
yang disampaikan oleh sumber. Media massa yang dapat digunakan banyak seperti
surat kabar, radio, televisi, majalah, film, dll..

Media
massa sangat memiliki peranan penting dalam terjadinya suatu komunikasi massa
dan perubahan budaya dalam masyarakat. Contohnya televisi diduga memiliki
pengaruh yang kuat terhadap kehidupan manusia. Tetapi pengaruhnya tersebut bisa
bersifat negative ataupun positf bergantung pada pengelolaannya. Kehadiran
televisi didalam kehidupan masyarakat luas ini dapat memberikan pengaruh yang
positif terhadap sistem komunikasi yang sedang berlaku di Indonesia, asalkan
seiring dengan media massa dan media lainnya dalam menjalankan fiungsinya.
Berbicara sistem komunikasi tidak berbeda dengan berbicara tentang sistem
masyarakat Indonesia, tentang manusia Indonesia dalam mencerna sebuah informasi
dalam proses komunikasi.

Tayangan
televisi banyak yang sudah tidak sesuai dengan tatanan nilai budaya dalam
masyarakat. Melalui penggunaan bahasa dan gambar sebagai sistem simbol yang
utama, tayangan televisi mampu menciptakan, memelihara, dan mengembangkan suatu
realitas. Tanpa sadar kita digiring oleh definisi yang ditanamkan media. Secara
tidak langsung hal itu membuat kita mengubah definisi kita atau menubah asumsi
kita terhadap suatu masalah.

Masyarakat
Indonesia sendiri sudah pernah mengalami hidup pada tiga zaman yaitu penjajahan
Belanda, penjajahan Jepang dan kemerdekaan. Pengaruh sistem pemerintahan besar
sekali terhadap sistem komunikasi, jelas dialami oleh orang Indonesia yang
mengalami hidup di tiga zaman tersebut. Entah apa pengaruh yang lebih jelasnya
lagi, sehingga masalah ini menjadi penting untuk dibahas lebih lanjut.

1.2
Rumusan Masalah

Televisi
sering kali digunakan dalam kehidupan guna memperoleh sebuah informasi yang
sangat berpengaruh bagi kehidupan masyarakat tersebut. Maka terdapat rumusan
masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana
perkembangan televisi sebagai media massa?

2. Apakah
televisi berpengaruh terhadap budaya dan sistem komunikasi di Indonesia?

1.3
Tujuan

Dalam
penyusunan tulisan ini ada beberapa tujuan yaitu untuk mengkaji lebih dalam
komunikasi massa dalam masyarakat, untuk mengetahui pengaruh televisi dalam
kehidupan masyarakat dan sistem komunikasi yang ada di Indonesia serta untuk
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi reaksi masyarakat pada komunikasi
massa.

1.4
Manfaat

Adapun
manfaat dari tulisan ini membuka kepada pembaca tentang pentingnya komunikasi
massa yang berpengaruh pada sistem komunikasi yang ada. Menambah wawasan
penulis dalam bidang komunikasi massa dan sebagai salah satu pemenuhan tugas
akhir matakuliah Berfikir dan Menulis Ilmiah


BAB II

SEJARAH PERKEMBANGAN TELEVISI

2.1 Televisi sebagai
Media Komunikasi Massa

Komunikasi
massa adalah jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang
tesebar, heterogen, dan anonym melalui media cetak maupun elektronik sehingga
pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat (Effendy, 2008)[1].
Televisi sebagai media massa baru lahir pada tahun 1946, ketika khalayak dapat
menonton siaran rapat Dewan Keamanan PBB New York (Amir, 1999).  Menurut Ma’rat dalam Effendy (2008)[2], ”acara
televisi pada umumnya mempengaruhi sikap, pandangan, persepsi dan perasaan
penonton, sebab salah satu pengaruh psikologis televisi seakan-akan
menghipnotis penonton sehingga mereka seolah-olah hanyut dalam keterlibatan
kisah atau peristiwa yang ditayangkan televisi.” Televisi sangat memiliki daya
tarik kuat yang disebabkan unsur-unsur kata, musik dan sound effect serta memiliki unsure visual berupa gambar. Televisi
menjadi media komunikasi setelah adanya radio yang dapat menyampaikan informasi
kepada khalayak namun masih terdapat kekurangan, seperti pesan hanya secara
suara/audio tanpa ada gambar.

2.3
Televisi Sebagai Hasil Kebudayaan

Budaya
dalam arti luas menurut Koenjtaraningrat (2002) merupakan seluruh total dari
pikiran, karya , dan hasil karya manusia yang tidak berakar kepada nalurinya
dan yang karena itu hanya bisa dicetuskan oleh manusia sesudah prosess belajar.

Sedangkan Sumarwan (2002) mengatakan,
pengertian kebudayaan adalah segala nilai, pemikiran, symbol yang mempengaruhi
perilaku, sikap, kepercayaan dan kebiasaan seseorang dan masyarakat. Budaya
menjadi suatu pola karena terjadi berulang ulang, berakar, terpola, sehingga
sulit untuk berubah dan membutuhkan penyesuaian untuk masuk kedalam masyarakat.”

Budaya sendiri tidak harus yang bersifat
abstrak seperti nilai/norma dan pemikiran, namun budaya juga bisa berbentuk
objek material yang nyata. Televisi, radio dan bahasa bisa di pandang sebagai
hasil dari sebuah kebudayaan yang sudah tidak asing dalam masyarakat. Televisi
ini mempengaruhi aspek-espek kehidupan masyarakat, termasuk budaya karena
seperti teleh disebut diatas televisi sudah merupakan budaya yang terlibat
dalam kehidupan masyarakat. Sehingga dengan mudah diterima dan mempengaruhi
masyarakat itu

BAB
III

PENGARUH TELEVISI TERHADAP
MASYARAKAT

3.1
Kedudukan Televisi dalam Kehidupan sosial Masyarakat

Beragam
kemajuan teknologi semakin memudahkan masyarakat dalam mengakases informasi
dari luar, salah satunya dengan cara menonton siaran televisi. Hal ini
menjadikan televisi sebagai salah satu media yang paling banyak di akses oleh
masyarakat. Menurut James Lull dalam Mulyana (2008)[3],
televisi merupakan medium sosial yang memungkinakan anggota khalayak
berkomunikasi dan mengkonstruksi strtegi untuk memperoleh tujuan pribadi dan
social secara luas. Karena itu tayangan televisi eken member efek yang lebih
kuat daripada media lainnya. Tayangan televisi lebih mempu menembus daya nalar
manusia menggerakan manusia untuk melakukan berbagai aksi baik dalam arti
positif maupaun  negativ.

Televisi
mampu memberikan informasi atau pesan-pesan kedalam jiwa manusia melalui mata
dan telinga. Umumnya orang akan mengingat setiap informasi yang ditayangkan
televisi dengan mudah, meskipun tayangan tersebut hanya ditayangkan sekali
saja. Kemampuan televisi yang luar biasa terebut sangat bermanfaat bagi banyak
pihak baik dari kalangan ekonomi hingga politik. Televisi dijadikan suatu media
periklanan yang sngat efektif oleh pengusaha untuk mempromosikan barang/jasa
mereka. Sementara bagi kalangan politisi, televisi sering dijadikan sebagai
media untuk menggalang massa agar mendukung mereka. Fungsi lainnya yaitu
sebagai media publikasi dan sosialisasi dari setiap kebijakan pemerintah
seperti penurunan BBM dan kebijakan konversi minyak tanah ke  gas. Televisi memiliki kemampuan yang baik
untuk menembus batas-batas yang sulit ditembus oleh media lainnya. Televisi
lebih bisa menjangkau daerah-daerah yang jauh secara geografis.

3.2
Pengaruh Tayangan Televisi Terhadap Masyarakat

Sekarang
ini banyak sekali tayangan televisi yang sebenarnya merupakan duplikasi dari
acara luar negeri. Dalam hal ini perusahaan televisi swasta di Indonesia hanya
membeli lisensi dari luar negeri untuk menyangkan acara yang sama. Melalui
acara-acara yang sebagian besar diimpor, televisi memasyarkatkan nilai budaya
asing yang longgar dan serba boleh, termasuk kepada masyarakat pedesaan yang
sebenarnya memandan sebagian besar acara TV swasta tidak relevan dengan
kebutuhan mereka . sehingga karen berondongan pesan yang asing itu, masyarakat
pedesaan mengalami geger budaya.

Sinetron
remaja[4]
yang ramai ditayangkan di televisi Indonesia didominasi oleh konflik-konflik
yang tidak menggambarkan kehidupan santun sesuai budaya bangsa. Alur cerita
yang diisi dengan perebutan pacar, sikap hidup konsumtif,gaya hidup konsumtif
dan melawan kepada orang tua. Hal ini dapat merusak moral generasi penerus
bangsa dan menanamkan nilai tertentu yang mempengaruhi budaya dalam masyarakat.

Disisi
lain media televisi adalah organisasi profit yang sangat tergantung oleh
lingkungan orgganisasinya. Lingkungan yang dihadapi oleh media adalah
lingkungan yang dinamis, sumberdaya kurang persaingan yang ketat sehingga media
televisi harus mampu membaca keinginan dan lingkungan pasar. Sebagai sebuah
perusahaan yang berorientasi pada pemaksimalan keuntungan maka stasiun televisi
sangat dituntut agar dapat mengembangkan kreativitas mereka untung menjaring
iklan sebanyak-banyaknya, dalam hal ini masing-msaing stasiun televisi memiliki
tekniknya masing-masing. Sehingga masyarakat pun bisa terpengaruh oleh iklan
mereka dan menyaksikan tayangan televisi yang mereka tampilkan, terlebih lagi
masyarakat menjadi menggunakan barang/jasa yang diklankan tersebut.

BAB
IV

PENGARUH TELEVISI TERHADAP SITEM
KOMUNIKASI

Redi
Panuju (1997), menjelaskan bahwa dalam mempelajari sistem komunikasi indonesia
haruslah membahas dua hal, yaitu pertama sistem komunnikasi di Indonesia
mempunyai makna pola-pola komunikasi yang secara idealistic dan normative
diharapkan ada dan terjadi di Indonesia. Bahasan mengacu pada nilai-nilai,
norma-norma, dan hukum yang merumuskan bagaimana komunikasi dijalankan atau
terjadi. Kedua sistem komunikasi Indonesia mempunyai makna deskriptif dari
gejala komunikasi yang actual, sedang terjadi di Indonesia. Bahasan mengacu
pada fakta-fakta empiris yang secara objektif benar-benar ada atau terjadi.

Pemerintah
tidak memiliki sistem komunikasi untuk memberdayakan masyarakat yang seharusnya
ada sistem komunikasi nasional, sehingga dapatlah dibicarakan sub sistem media
cetak dan siaran agar tidak tejadi tumpang tindih. Televisi Republik Indinesia
(TVRI) dan Radio Republik Indonesia (RRI) menyalurkan informasi tentang
kebijakan pemerintah agar diketahui oleh masyarakat. Karena itu kurang baik
apabila TVRI dan RRI diswastakan, agar tidak bertabrakan dengan kepentingan
televisi dan radio swasta. Kebanyakan dari stasiun televisi swasta lebih
mengutamaka dalam perolehan keuntungan dariada pesan yang disampaikan.

Hal
ini terlihat dari data pada Tabel 1. yang menunjukan dari tahun ke tahun
meningkatnya jumlah perolehan hasil iklan dari stasiun televisi saat itu.
Sehingga mempengaruhi sistem komunikasi massa yang ada di Indonesia karena
informasi yang di sampaikan dari televisi sebagai media massa tidak seluruhnya
sampai kepada masyarakat, disebabkan adanya dominasi tujuan dari perusahaan
televisi tersebut lebih kepada meraih keuntungan dari pada menyampaikan
informasi. Tayangan televisi sekarang pun lebih banyak kepada tayangan yang
bersifat hiburan daripada tentan pendidikan, lingkungan, yang lebih banyak
memiliki manfaat. Karena seperti yang dikatakan diawal banyak acara televisi
sekarang mengadopsi acara televisi dari luar negeri yang berbeda sistem
komunikasinya dengan Negara kita.

Tabel
1. Perolehan Iklan Televisi di Indonesia Tahun 1999 sampai 2003 (dalam juta
rupiah)

Stasiun

1999

(%)

2000

(%)

2001

(%)

2002

(%)

2003

(%)

SCTV

885.998 (25,7)

1.214.666 (24,6)

1.591.885 (24,8)

1.712.839

(20,4)

2.072.831 (17,8)

RCTI

954.728 (27,7)

1.251.815 (25,4)

1.420.508 (23,5)

1.878.807 (22,4)

2.050.746 (17,6)

Indosiar

937.712 (24,3)

1.330.996 (27,0)

1.609.870 (26,6)

1.898.224 (26,6)

1.949.476 (16,7)

Trans TV

_

_

_

652.061

(7,8)

1.388.302 (11,9)

TPI

446.832 (13,0)

819.958 (16,6)

905.144 (14,9)

916.807 (10,9)

936.565 (8,0)

TV7

_

_

22.183

(0,4)

205.226

(2,4)

838.516 (7,2)

Global TV

_

_

_

311.208

(3,7)

742.824 (6,4)

Metro TV

_

17.788

(0,4)

243.004

(4,0)

438.085

(5,2)

521.806 (4,5)

LATIVI

_

_

_

155.526

(1,9)

502.984 (4,3)

ANTV

323.369

(9,4)

297.816

(0,6)

331.001

(5,5)

158.967

(1.9)

449.236 (3,9)

JTV

_

_

23.276

(0,4)

54.336

(0,6)

148.337 (1,3)

TVRI

_

_

_

_

44.677

(0,4)

Bali TV

_

_

_

_

13.307

(0,1)

Total

3.548.683 (100)

4.933.039 (100)

6.146.871 (100)

8.382.086 (100)

11.659.607 (100)

Sumber : Media scence, 2003-2004 dalam
Komunikasi dan Regulasi Penyiaran, Mahfud Mufid. Jakarta:    Kencana Prenada Media Group.(2005)

BAB
V

Organisasi Profit yang sanggat dipengaruhi lingkungan
yang dinamis dan persaingan yang ketat

KERANGKA
PEMIKIRAN

·
Tayangan berpengaruh terhadap budaya
masyarakat

·
Perusahaan televisi  berpengaruh terhadap sistem komunikasi

Lebih mengutamakan keuntungan daripada tujuan sistem
komunikasi yang ada

MEDIA KOMUNIKASI MASSA

HASIL DARI KEBUDAYAAN

TELEVISI


BAB
VI

PENUTUP

6.1
Kesimpulan

Televisi
tidak dapat dipisahkan begitu saja dari kehidupan sehari-hari. Didukung dengan
beragam kemajuan teknologi semakin memudahkan masyarakat mengakses siaran
televisi, menjadikannya sebagai salah satu
media massa yang paling banyak di akses oleh masyarakat. Sehingga, baik
secara langsung maupun tidak langsung televisi dapat mempengaruhi budaya
masyarakat yang semakin hari semakin berubah dan dapat mempengaruhi tujuan dari
sistem komunikasi yang ada di Indonesia, yang awalnya untuk memberikan
informasi dan wawasan kepada masyarakat menjadi alat mencari keuntungan oleh
perusahaan pertelevisian.

5.2
Saran

Melihat
begitu kuatnya pengaruh televisi bagi kehidupan masyarakat maka ada baiknya
apabila :

1.
Tayngan televisi lebih didsesuaikan
dengan nilai budaya bangsa

2.
Tayangn televisi lebih disesuaikan dalam
hal jam  tayang dan  terdapat segmentasi acara yang tepat

3.
Stasiun televisi harus menyesuaikan  sistem komunikasi yang ada di Indionesia

4.
Perusahaan televisi juga harus
menyesuaikan dengan tujua sistem komunikasi

5. Kita
sebagai Konsumen juga harus lebih meningkatkan pemahaman kita tentang tayangan
televisi yang pada akhirnya kita bisa dengan bijak memahami dan  memaknai tayangan televisi

DAFTAR
PUSTAKA

Effendy,
Onong U.2008. Dinamika Komunikasi.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Hoffman,
Ruedi. 1999. Dasar-dasar Apresiasi
Program Televisi
. Jakarta: Grasindo.

Koentjaraningrat.2002. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan.
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mufid,
Mahfud. 2005. Komunikasi dan Regulasi
Penyiaran
.Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mulyana,
Deddy.2008. Komunikasi Massa:
Kontroversi, Teori dan Aplikasi
. Bandung: Widya Padjajaran.

Panuju, Redi. 1997. Sistem Komunikasi Indonesia.
Jogjakarta: Pustaka Pelajar.

Rakhmat,
Jalaludin. 1998. Psikologi Komunikasi.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sumarwan,
Ujang.2004. Perilaku Konsumen: Teori dan
Penerapannya dalam Pemasaran
. Bogor: Ghalia Indonesia.



[1] Onong U. Effendy. Dinamika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2008

[2] Ibid.

[3] Deddy
Mulyana. Komunikasi Massa: Kontroversi,
Teori dan Aplikasi.
Bandung:Widya Padjajaran. 2008

[4] Sinetron remaja yang dimaksud adalah sinetron
yang dimainkan dan ditonton oleh para remaja.

DESKRIPSI NOTEBOOK and NOTEBOOK IMPIAN

March 12, 2010

gua punya laptop yang lumayan buat ngetik ajah..i

tapi yah lumayan lah.. niyh yang kayak gnii spesipfikasinya..

computer name : Emachine

operating system : Ms Windows XP Professional (5.1, build 2600)

system models : emachines D720

BIOS : InsydeH20 Version V 1.06

Processor : Intel (r) Pentium (R) DUAL CPU T3400 @2.16GHz (2 CPUs)

Memory : 442 MB RAM

Direct Version : DirectX 9.0c

………………………………………….

sebenernya gua pengen bgt punya yang lebih hightech..

dan gw uda cb bwt ngerakit yang gw mau..

dari mulai

Core i7 860 Box (8M Cache, 2.80 GHz) LGA1156 yang harganya sekitar Rp. 2.700.000,-

Teruss gw liat Mb AMD AM3 tipe Asus M3A76-CM 760G + SB710 4DDR2(Dual Channel) 1066(O.C.),SATA 3Gb/s*6, ATA133*1, 1 x D-Sub + 1 x DVI, 1 x PCIe 2.0 x16, x PCI,, Mylogo2, CrashFree BIOS 3, EZ-Flash2, Chassis Intrusion, Chassis Fan, Shielded Power Inductor, AI NET2,ASUS Express gate 256mb shared Mem VGA, 8 ch HD Audio, GbE LAN, 12*USB2.0, micro-ATX jadii pengen jugaa harganya Rp. 809.000,-

Memory DDR3 VGEN 2GB 10600 Rp. 498.000,-

Harddisk 3.5Inch merek Samsung SATA II 500Gb 8Mb (call) Rp. 464.000,-

Asus TA-D21/D31/F21 Middle Tower 420W buat casing harganya Rp.485.000,-

Power Supply Ace Power MI-1018 1018W Modular Rp. 1.555.000,-

Optical Drive LG DVDRW Ext Slim Light Scribe Box 635.000,-

GENIUS KB Wireless 600+Mouse Wireless (Paket) (New) Keyboard Rp. 225.000,-

LCD Touch Screen BenQ 19 Inch G900W Touch Screen harganya sii mantapp Rp. 5.534.000,- (laptop gw ajj ga semahal ini..T.T)

PCI Card BAFO PCI Firewire Card 4 Port harga 101.000,-

Sound Card AIM Hi-Live theater 5.1 channel SC-3000L Rp.175.000,-

Speaker Advance S500N harga 205.000,-

USB DEVICES BAFO USB HUB 4 Port Mini Slim V2.0+Adaptor 147.000,-

Printer – Scanner merk Canon IP 3680 Rp.920.000,-

Stabilizer Matsugawa 1000W Motor Rp. 240.000,-

Headset / Headphone / Mic A4TECH HS-60 HEADSET Rp.90.000,-

WEBCAM A4TECH PK-800MJ 193.000,-

Prolink Prolink 9300G VPN ADSL2 9300G USB+4 Router+Spliter+VPN Rp.1.136.000,-

Wifi Hyperlink Antenna Sektoral 17 Dbi 120 degree / 2,4 GHZ HG2417P  Rp. 2.580.000,-

SOFTWARE OS Symantec Endpoint Protection 10 User 2.902.000,-

Casing Asus TA-D21/D31/F21 Middle Tower 420W harga Rp. 485.000,-

lumayan lah yang gw rakit ini ga tau bisa gw bwli ato kaga..mudah2an si iyah..amin…..

March 1, 2010
Tunjukkan Padaku Jika Kau S’lalu Mencintaik

Author: Abu Aufa

Mengungkapkan cinta? Wuih… buat sebagian orang, mungkin itu hal yang biasa, bahkan teramat biasa. Sana-sini tebar pesona, bagai Ramli si Raja Chatting atau Arjuna si Pencari Cinta. Emang, dahsyatnya ungkapan cinta kepada seseorang, jangankan ke gurun atau ke kutub, luasnya laut siapa takut. Setia menemani sang kekasih dalam samudra cinta, walaupun rakit hanya terbuat dari gedebong pisang yang diikat daun ilalang. Kayuhan tangan pecinta berlayarkan secarik hati yang telah menyatu, yakin menggapai cinta-Nya hingga ujung waktu.

Cinta… selalu mengharu-biru perasaan manusia. Cinta kadang tersaji dalam hidangan alunan nada menye-menye melankolik, namun cinta juga bagaikan mutiara yang dapat menjanjikan keamanan, ketentraman dan kedamaian. Duahsyaat nian!!! Karena itu, Syaikh Yusuf Al-Qardhawiy pun pernah menganalogikan cinta ibarat quwwah maghnathisiyyah (kekuatan gaya grafitasi), apabila kekuatan gaya grafitasi dapat menahan bumi dan bintang-bintang dari saling bertumbukan, maka cintalah yang menjadi kekuatan penahan dari terjadinya benturan antar manusia yang menyebabkan terjadinya kehancuran.

Menunjukkan cinta kita kepada yang dicintai, sangatlah dianjurkan dalam Islam. Dalam suatu riwayat, Rasulullah Sallallaahu Alayhi Wasallam mengajarkan kepada kita untuk menunjukkan cinta secara zahir. Suatu ketika Abdullah bin Sarjas radhiyallahu’anhu berkata kepada beliau, “Aku mencintai Abu Dzar.” Tanya Rasulullah Sallallaahu Alayhi Wasallam, “Apa sudah kau kabarkan kepadanya?” “Belum,” lalu Rasulullah Sallallaahu Alayhi Wasallam memerintahkan agar ia memberitahukan kecintaannya itu kepada Abu Dzar. “Wahai Abu Dzar, aku mencintaimu karena Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ucap Abdullah. “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintaimu, yang engkau cintai aku karena-Nya,” balas Abu Dzar.
Rasulullah Sallallaahu Alayhi Wasallam lalu bersabda, “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberi pahala bagi siapa yang mengatakan perkataan itu.”

Subhanallah… begitu besar imbalan yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada seseorang yang selalu menunjukkan cinta kepada saudaranya. Apalagi dengan membiasakan mendoakan saudaranya dari jauh, mengucapkan salam, berjabat tangan bila berjumpa, saling memberi hadiah, menziarahi bahkan dengan hanya seulas senyum termanis yang dimilikinya.

Kalo gitu sah-sah aja dong, mengatakan “Aku cinta padamu duhai ukhti,” kepada akhwat atau sebaliknya, ‘Akhi, aku mencintaimu,” idih… ini sih emang maunya! Gedubrak!!! Sah-sah aja sih, namun menurut Ustadz Bukhori Yusuf Lc, MA bisakah hati ini tulus menyatakan cinta itu hanya semata-mata karena Allah Subhanahu wa Ta’ala? Menurut beliau lagi, seluruh sisi wanita adalah daya tarik bagi laki-laki, wuih…., karena itu dalam pandangan syar’i hal ini dapat menjadi suatu problema, dan belum pernah ditemukan dalam khazanah Salafus Shalih radhiallahuanhum. Wilayah sensitif banget nih, amannya sih emang gak perlu dinyatakan kecuali kalo udah suami istri, ehm…

Cinta sejati emang hanyalah pantas ditunjukkan pada Sang Pemilik Cinta, hinggalah jiwa-jiwa ini bersinar dengan cahaya iman yang mengaliri denyut nadi dan butiran darah untuk mematuhi gerak titah-Nya. Merekalah yang dengan cinta-Nya akan memancarkan nuruhum yas’a baina aidihim wa bi aimanihim (cahaya yang memancar di depan dan kanan mereka) hingga tercipta keindahan akhlak adzilatin ‘alal mukminina a’izatin ‘alal kafirin (lemah lembut kepada orang mu’min dan bersikap keras terhadap orang kafir).

Ya akhi wa ukhti fillah,
Tunjukkan selalu cintamu pada saudaramu, berikan senyum terindah, jabat erat tangannya, peluk dengan penuh cinta bagaikan cintanya seorang ibunda kepada ananda serta katakan, “Inniy uhibbuka fillahi ta’ala, aku mencintaimu karena Allah Subhanahu wa Ta’ala,” dan balas cinta saudaramu dengan senyum bahagia, jabatan tangan yang tak kalah erat, raih pelukannya seraya mengatakan, “Uhibbukal ladzi ahbabtani lahuu, aku mencintaimu sebagaimana engkau mencintaiku karena-Nya.”

*Segarnya tetesan embun pagi / Biaskan indahnya sinar mentari
Angin yang semilir sejukkan hari / Gambarkan kuasa Illahi

Kuikuti jalannya hari / Kini kucoba tuk fahami dunia
Betapa mempesonanya alam / Terkuak misteri kehidupan

Andai semua seindah bintang / Menepis kegelapan
Menabur kasih antara kita / Terbingkai keihklasan
Warnai persaudaraan Islam

Bila malam telah menjelang / Kupandangi bintang kian benderang
Kurangkai sebait doa pada-Mu
Tunjukilah kami, luruskanlah kami dalam mengarungi kehidupan

Wallahua’lam bi showab.

1’st post..

February 27, 2010

haloo.. aslamuualaikum..

kembali lagi bersama saya Robi Rendanikusuma…yang uda lama gak muncul di blog..

saya putra daerah Ranghkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi BanteN yang lahir tahun 1990.

saya mahasiswa IPB atau BOGOR AGRICULTURE UNIVERSITY departemen KPM angkatan 45..

sekarang sedang semester 4..

Pkonya selamat bertemu lagi………

Hello world!

February 27, 2010

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!